Kamis, 07 Juni 2012
Bermimpi Bersamamu..
Seperti biasa..
Malam yang indah bersamamu dengan lagu kesayangan kita berdua yang setia menemani kita dalam kesunyian kata. Entah sudah berapa kali kita bersama dan saling mengenggam erat tangan bersama seperti ini. Hanya diam tanpa kata. hanya sunyi tanpa ada kata yang mengalir di dalamnya. Cukuplah genggaman tangan ini menjadi pengganti semua kata yang tertahan.
Angin lembut bertiup malam ini. Mengusik bulu roma yang tadinya terlelap indah. Kau mengenggam erat tanganku dan meletakkan tangan di punggungku. Dingin.. aku tahu kau merasakan kedinginan yang sama denganku. Sayang, aku tidak membawa baju hangat yang bisa menghangatkan tubuhmu malam ini. Kuharap pelukan erat ini dapat menggantikan kehangatan yang kau perlukan. Cukuplah kau mengenggam erat tubuh ini dengan pelukan terhangat yang pernah kau rasakan.
Sudah hampir setengah dasawarsa kita bersama dan menjalani hidup dalam suatu ikatan yang kita setujui bersama. Semua terasa indah. Ya.. sangat indah dan begitu merindukan hati.
"Inikah mimpi?" tanyamu.
Aku hanya tersenyum dan mengangguk pelan kepadamu..
"Ya sayang... ini semua mimpi dan kita semua sedang bermimpi. Maka nikmatilah mimpi ini dan jangan bangun sebelum aku mengatakan kau untuk bangun."
Kau tersenyum simpul dan menutup matamu serta mendekatkan wajahmu.
"Aku lelah..." katamu.
"Tidurlah... dan bermimpilah dalam dekap hangatku" kataku sambil mengecup pelan dahimu itu.
Malam itu.. menjadi malam yang terindah yang kita miliki bersama. Hanya berdua di bangku taman menerawang bulan dan menikmati semilir angin yang ada. Ya.. hanya berdua...
Dan tak akan ada yang mengusik itu semua.
***
Setahun telah berlalu sejak malam itu. Malam di mana kau tidur dan terlelap indah dalam dekapanku. Malam yang indah dimana angin bertiup lembut dan menggoda kita. Malam dimana kau benar-benar tidur dan tak pernah bangun walaupun sekeras apapun aku menyuruhmu untuk bangun.
"Ah.. lagu ini" pikirku.
Ini adalah lagu kesayangan kita
Aku tersenyum simpul dan mengenang masa lalu indah itu. Masa yang sangat indah...
Kadang aku masih sering kembali ke taman itu. Sendiri... memandang rona bulan dan merasakan angin yang nakal itu lagi.
Aku lelah untuk bermimpi sendiri sayang
Kuhidupkan rokok yang tak sudah lama tak kunyalakan lagi. Menatap langit gelap tanpa bintang-bintang di atasnya. Aku pun duduk dan melihat kerumunan orang yang nampak sibuk itu. Sesekali aku mengangguk dan memberi senyuman hangat kepada mereka. Seorang wanita yang cantik tengah berdiri di antara kerumunan tersebut dan memanggilku dengan suara lembutnya.
Dengan lemah aku pun berdiri... mendekat padanya...
yang akan menemaniku bermimpi lagi...
***
Esok aku akan menyanding orang lain..
Seseorang yang berbeda denganmu..
Tapi sayang...
kamulah yang paling mengisi hati ini...
Karena kamulah yang pertama menggenggam dan memeluk erat tubuh ini...
Tidurlah dengan tenang di sana...
Hingga aku datang dan menemanimu bermimpi kembali.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar