Selasa, 26 Juni 2012

Mengatasi Kebiasaan Onani




Masalah yang mungkin dialami oleh banyak pemuda pada masa sekarang ini adalah ketergantungan akan zina tangan atau lebih sering kita kenal dengan istilah onani. Bagaimana tidak? Dimasa sekarang ini media penyebaran pornografi atau pengumbar syahwat dapat dengan mudah diperoleh mulai dari internet ataupun sekedar di penjual atau rental DVD di pinggiran jalan. Pemuda-pemuda yang belum menikah pun akhirnya menyalurkan hasratnya dengan jalan yang termudah yaitu zina tangan, tanpa tahu seberapa besar dampak yang dapat ditimbulkannya dimasa depan.
Kebetulan saya baru saja membaca sebuah buku berjudul "Mengendalikan Syahwat; Upaya Menghindari Penyimpangan Seksual" karya Hasan Zakaria Fulaifil, dan saya akan menshare tentang pembahasan onani dan cara mengatasinya.

A. Pengertian Onani
Yang dimaksud dengan onani adalah mengeluarkan air mani dengan cara selain jima'. Disebut juga Khadhkhadhah (mengeluarkan air mani dengan tangan), atau disebut juga Al 'Adah As -Sirriyah, karena onani biasanya dilakukan di dalam ruangan sepi yang jauh dari pandangan manusia.

Dalam buku Ilmu Nfsi An Nuwuw, dijelaskan bahwa onani lebih sering dilakukan oleh laki-laki daripada perempuan. Hal ini karena rangsangan seks pada laki-laki terpusat kepada kemaluannya, sedangkan wanita tersebar di seluruh tubuh. Banyak pemuda yang ketika masih muda demi meredam kobaran syahwatnya, ia mengambil jalan yang termudah yaitu melakukan zina tangan ini.

Adapun hukum dari melakukan onani ini adalah haram karena begitu banyak mudharat yang diberikan saat melakukan hal ini. Adapun dalil keharaman ini ada di Q.S Al Mu'minuun 5-7, yang artinya "Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa yang mencari di selain itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas".

B. Mudharat Onani
Dua karakter onani adalah:
1. Mudah mengulanginya
Orang yang pernah melakukan onani pasti akan merasakan suatu kecanduan atau keinginan untuk mengulanginya kembali. Namun yang mereka rasakan dengan melakukan onani hanyalah suatu kebahagiaan semu dan kesenangan yang hampa. Setelah melakukan hal tersebut, si pelaku biasanya akan merasa menyesal dan minder, karena ia telah melakukan suatu hal yang diluar fitrahnya.

2. Menyerang para pemuda
Hal ini adalah pembawa kehancuran umat ini, karena pemuda yang melakukan zina tangan ini tidak dapat mengendalikan syahwat mereka. Mereka menjadi pemuda yang lemah dan hanya memikirkan cara pemuas syahwat. Pemuda pun menjadi tidak bersemangat menghadapi masa sekarang dan masa depan

Mengenai mudharatnya akan dibagi menjadi 2 bagian:
1. Terhadap kesehatan fisik dan jiwa
a. Onani akan menyebabkan suami tidak melakuakn bentuk jima' (hubungan) yang lazim terhadap istri,dimana suami dituntut untuk melakukan rangsangan awal melalui kata-kata, sentuhan serta tertuntut berhubungan langsung secara normal, yang sangat berbeda dengan onani. Atau dengan kata lain, si pecandu onani akan berkurang keberaniannya untuk melakukan hubungan badan setelah menikah.

b. Ini adalah dampak terberat yang mungkin akan dialami setelah menikah. Pecandu onani akan mengalami pengerasan kulit kemaluan dan insting seksualnya melemah sehingga kemaluannya tidak terangsang tatkala berhubungan intim, maka sang suami akan meninggalkan istri di tempat tidurnya sambil beronani di hadapannya. Cukuplah hal ini menjadi hukuman terhadap perbuatan yang telah dilakukan setelah menikah. Dari hal-hal di atas, maka jangan heran kalo pelaku onani ini akan kehilangan bentuk dan keseimbangan dalam berhubungan intim antara suami istri dan akan menyebabkan hubungan itu berakhir dengan perceraian

c. Orang yang sering melakukan onani akan cenderung mengisolasi diri dan jauh dari manusia. Ia tidak dapat mencintai orang disekitarnya dan sebaliknya orang lain pun tidak mencintainya. Ia akan mengalami rasa minder yang mendalam, penyesalan, serta krisis kepercayaan diri. Ia hanya akan memperoleh kebahagian semu dan kesenangan yang hampa dari melakukan onani.

d. Pecandu onani hanya akan menjadi orang yang lemah dan tidak berdaya. Ia tidak dapat berpikir secara jernih karena pikirannya hanya melayang-layang ke arah pemuasan syahwat. Ia menjadi manusia yang lemah karena tidak mampu menghadapi dan mengendalikan nafsunya sendiri.

2. Terhadap agama dan moral
Pelaku onani yang jelas akan sering berhadast besar dan terhalang dari menunaikan shalat, masuk masjid dan membaca Al-Qur'an. Ia akan menjadi lebih mudah terjerumus dalam lubang kemaksiatan dan mulai menganggap remeh perbuatan dosa, menjauhkan diri dari ketaatan serta mendorongnya hidup menyendiri dan jauh dari manusia. Sehingga ia akan jatuh dalam lembah kehancuran dan kenistaan. Para malaikata akan menjauh darinya, rahmat tidak akan turun padanya dan Allah akan murka kepadaNya.

Kebiasaan Onani ini merupakan bentuk ketidaksabaran dan ketidaktabahan yang merupakan tanda kelemahan jiwa, pelakunya akan tumbuh namun ia tidak memiliki kekuatan dan tidak mampu berjuang. Jika hal ini terus berlanjut, ia tidak akan sukses dan terus menelan kekalahan dihadapan nafsu dan syahwat.

C. Cara Mengatasi Onani
Berikut ini adalah nasihat-nasihat yang dapat diberikan kepada pelaku onani guna berhenti dari kebiasaan yang haram tersebut:

1. Cara paling ampuh untuk mengatasi kebiasaan ini adalah menumbuhkan KESADARAN. Si pelaku harus menyadari bahwa perbuatannya ini hanya akan membawa dampak buruk kepadanya. Kebahagiaan dan kenikmatan semu yang diperolehnya tidak sebanding dengan mudharat yang diperolehnya. Hendaknya ia mulai mengingat-ingat dan berusaha meneguhkan jiwa untuk lepas dari cengkraman syahwat. Tidak ada cara yang paling ampuh untuk berhenti selain sadar dan terus mengingatkan diri!

2. Menikahlah.. karena dengan menikah anda akan dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Carilah jalan yang sah untuk mengatur keuangan, mencari istri shalihah, mencari rumah tinggal dan lain sebagainya. Niatkanlah hal ini untuk ibadah dan menjaga kesucian diri, insyaAllah akan dipermudah.

3. Sibukkanlah diri dengan hal-hal yang bermanfaat. Jagalah lintasan pikiran, tolak pikiran buruk yang datang menghampiri. Karena menolak lintasan pikiran akan membuat kita menolak niatan untuk berbuat maksiat.

4. Jangan biarkan diri anda sendiri!! Jika suatu saat keinginan itu muncul kembali, segera keluarlah dari kamar dan bergaulah dengan orang lain. Berbincanglah kepada mereka, maka dengan sendirinya anda akan melupakan niat berbuatan zina tangan.

5. Buang dan jauhi media-media yang dapat menjerumuskan anda. Hancurkan dan buang video-video, majalah, situs-situs yang dapat membangkitkan syahwat.

6. Biasakanlah berolahraga...!!

7. Mulailah berusaha mendekatkan diri kepada Allah dan mengingat bahwa onani adalah perbuatan yang dilarang dan dapat mendatangkan murka dari Allah. Sibukkan diri dengan mencari ilmu dan berdzikir kepadaNya.

8. Jangan percaya bahwa onani dapat meredam api syahwat! Ia malah akan semakin mengobarkan keinginan anda untuk melakukan syahwat.

9. Kurangi makan dan minum serta perbanyaklah berpuasa.

10. Selalu berdoa dan memohon agar bisa lepas dari kebiasaan ini.

11. Hindari keyakinan bahwa onani adalah kemaksiatan kecil. karena apa yang kamu sepelekan akan membuat dosa-dosa lain yang lebih besar.

12. Perhatikan kebiasaan tidur seperti tidur di atas lambung kanan, tidak tidur di atas perut (telungkup) dan berwudhu sebelum tidur

Selamat berjuang dan menjaga kesucian diri. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

***

Kamis, 07 Juni 2012

Bermimpi Bersamamu..



Seperti biasa..
Malam yang indah bersamamu dengan lagu kesayangan kita berdua yang setia menemani kita dalam kesunyian kata. Entah sudah berapa kali kita bersama dan saling mengenggam erat tangan bersama seperti ini. Hanya diam tanpa kata. hanya sunyi tanpa ada kata yang mengalir di dalamnya. Cukuplah genggaman tangan ini menjadi pengganti semua kata yang tertahan.

Angin lembut bertiup malam ini. Mengusik bulu roma yang tadinya terlelap indah. Kau mengenggam erat tanganku dan meletakkan tangan di punggungku. Dingin.. aku tahu kau merasakan kedinginan yang sama denganku. Sayang, aku tidak membawa baju hangat yang bisa menghangatkan tubuhmu malam ini. Kuharap pelukan erat ini dapat menggantikan kehangatan yang kau perlukan. Cukuplah kau mengenggam erat tubuh ini dengan pelukan terhangat yang pernah kau rasakan.

Sudah hampir setengah dasawarsa kita bersama dan menjalani hidup dalam suatu ikatan yang kita setujui bersama. Semua terasa indah. Ya.. sangat indah dan begitu merindukan hati.
"Inikah mimpi?" tanyamu.
Aku hanya tersenyum dan mengangguk pelan kepadamu..
"Ya sayang... ini semua mimpi dan kita semua sedang bermimpi. Maka nikmatilah mimpi ini dan jangan bangun sebelum aku mengatakan kau untuk bangun."
Kau tersenyum simpul dan menutup matamu serta mendekatkan wajahmu.
"Aku lelah..." katamu.

"Tidurlah... dan bermimpilah dalam dekap hangatku" kataku sambil mengecup pelan dahimu itu.

Malam itu.. menjadi malam yang terindah yang kita miliki bersama. Hanya berdua di bangku taman menerawang bulan dan menikmati semilir angin yang ada. Ya.. hanya berdua...

Dan tak akan ada yang mengusik itu semua.

***

Setahun telah berlalu sejak malam itu. Malam di mana kau tidur dan terlelap indah dalam dekapanku. Malam yang indah dimana angin bertiup lembut dan menggoda kita. Malam dimana kau benar-benar tidur dan tak pernah bangun walaupun sekeras apapun aku menyuruhmu untuk bangun.

"Ah.. lagu ini" pikirku.

Ini adalah lagu kesayangan kita

Aku tersenyum simpul dan mengenang masa lalu indah itu. Masa yang sangat indah...
Kadang aku masih sering kembali ke taman itu. Sendiri... memandang rona bulan dan merasakan angin yang nakal itu lagi.

Aku lelah untuk bermimpi sendiri sayang

Kuhidupkan rokok yang tak sudah lama tak kunyalakan lagi. Menatap langit gelap tanpa bintang-bintang di atasnya. Aku pun duduk dan melihat kerumunan orang yang nampak sibuk itu. Sesekali aku mengangguk dan memberi senyuman hangat kepada mereka. Seorang wanita yang cantik tengah berdiri di antara kerumunan tersebut dan memanggilku dengan suara lembutnya.

Dengan lemah aku pun berdiri... mendekat padanya...

yang akan menemaniku bermimpi lagi...

***

Esok aku akan menyanding orang lain..
 Seseorang yang berbeda denganmu..
Tapi sayang...
kamulah yang paling mengisi hati ini...


Karena kamulah yang pertama menggenggam dan memeluk erat tubuh ini...


Tidurlah dengan tenang di sana...


Hingga aku datang dan menemanimu bermimpi kembali.


Rabu, 06 Juni 2012

Cerpen : Wanita dalam Kereta


Seperti kereta ini.. yang berjalan tiada henti menembus sudut-sudut kota yang penuh keramaian.. Ia berjalan terus dalam jalur yang telah ada. Ya.. berjalan dengan tatapan kosong dan tanpa memperhatikan orang lain, itulah yang bisa kutangkap darimu.

Sudah berminggu-minggu lamanya aku menjumpainya. Ya.. dalam waktu yang sama di tiap paginya, gerbong yang sama di tiap paginya. Entah kenapa wajahnya yang selalu menatap kosong ke arah jendela itu selalu menarik perhatianku. Namun.. aku adalah seorang pemalu dan tak pernah mampu mengungkapkan apa yang ada di dalam hatiku. Hanya sebatas memandang dan mengaguminya diam-diam.

Samapi di suatu pagi...
Pagi yang mendung dan tak banyak bercahaya menyelimuti suasana stasiun kala itu. Kau masih mengenakan jaket biru kesayanganmu. Aku selalu tahu bahwa kau selalu bergantian memakai 2 jaket dengan bentuk yang hampir sama, hanya saja warnanya sedikit berbeda. Yang satu biru dan yang satunya kelabu. Kau nampak cantik dan diam seperti biasanya. Aku memandangnya lekat-lekat dan mengaguminya dengan perasaan membuncah. Tiba-tiba kedua mata kami saling bertemu. Karena terlalu kaget, aku memutuskan untuk memalingkan wajahku secepatnya berharap agar ia tidak mengetahuiku. Kejadian ini baru pertama kali terjadi! Biasanya ia selalu sibuk dengan buku dan kadang menatap langit dengan pandangan kosong.

Aku masih saja memalingkan wajahku dan menyembunyikan diri dalam koran yang sedari tadi kupegang. Tanpa kusadari, gadis itu datang mendekat kepadaku. "Aduh...", pikirku. apa yang sebenarnya kupikirkan, harusnya aku merasa senang ketika ia mendekat padaku. Tapi ah, aku terlalu malu untuk menatap wajahnya.
"Bisakah..", suara perempuan itu dengan terbata-bata.
Aku segera menurunkan koran yang sedari tadi menutupi wajahku dan mulai memberanikan diri menatapnya dengan wajah yang sebiasa mungkin.
Ia tersenyum... Arghhh... rasanya seperti mimpi, melihat wajahnya yang tersenyum untuk pertama kalinya.
"Bisakah kau membantuku?" tanyanya dengan nada yang sopan

Aku hanya diam dan membalas dengan gerakan alis.. Jiaaaahhhhh... dasar bodohhhhh!!

"Kamu tidak perlu berkata apa-apa. Aku tahu selama beberapa minggu ini kamu sering memperhatikan diriku", katanya

"Aku hanya minta kau menemaniku hari ini saja."

Aku mengangguk pelan, entah setan apa yang menyambetku hari itu. Padahal hari ini aku harus bekerja dan menyelesaikan tugas-tugas yang mulai menumpuk. Tapi ah, sudahlah! Kesempatan ini sangat jarang sekali kuperoleh, bersama wanita yang kunanti selama ini.

Ia tersenyum dan mulai melangkah pergi. Aku pun mengikutinya dengan wajah yang memerah dan perasaan yang bahagia. Mimpikah aku?

***
Pagi...
Pagi yang sama seperti sebelumnya.. dengan keramaian seperti biasanya. Namun kali ini tanpa ada wanita yang menarik hati itu lagi. Mungkin ia sudah tidak berani muncul lagi setelah kejadian kemarin.

Aku menghela nafas panjang, memandang kosong ke arah langit. Semuanya terasa seperti mimpi
Kini semuanya telah hilang.. wanita itu serta isi dompet dan tabunganku.

Yang tersisa kini hanyalah luka memar dan tangan yang patah akibat keroyokan kawanan penjahat kemarin.

Ya... gerombolan penjahat yang menggunakan wanita sebagai umpannya..

Selasa, 05 Juni 2012

First Entry Lho..!

 Ini adalah kali pertama saya memposting tulisan di blog ini. Hehe tulisan perdana nih. Sebenarnya saya bingung dengan apa yang hendak saya tuliskan di blog ini, bahkan saya sendiri tidak tahu kenapa saya membuat blog ini. Awalnya blog ini pengen saya isi dengan berbagai materi bahasa Inggris. Yah waktu itu saya kepikiran buat semacam blog pembelajaran yang bisa memacu saya untuk belajar bahasa Inggris dengan lebih dalam dan itung-itung bisa berbagi pengetahuan dengan teman-teman yang lain. Eh ternyata, tak disangka-sangka akhirnya jadi blog tempat menumpahkan keluh kesah, sampah pikiran, uneg-uneg dan kawan-kawannya.

Karena kebingungan mau ngisi dengan apaan inilah, akhirnya saya membiarkan blog ini terbengkalai selama hampir 2 bulan. Hmm... sayang juga. Nah, mulai malam ini sampai 45 hari menuju puasa ke depan saya berkomitmen untuk menulis setiap hari. Itung-itung sebagai ajang latihan menulis, hehe gini-gini aku punya keinginan untuk menjadi penulis lho! Di depan pintu, aku tulis besar-besar "YOU CAN MAKE 1 BOOK THIS YEAR!" sebagai pengingat serta pemicu agar mau menulis dan mewujudkan keinginan itu. Masih ada sekitar 6 bulan sebelum akhir tahun 2012, bisakah aku mewujudkan itu semua? Hmmm... lets we see it later.. Yang jelas saya sudah berusaha berlatih menulis dengan membuat tulisan-tulisan di blog keroyokan, yaitu di Kompasiana. Yeah, jujur tulisanku emang belum sekeren penulis-penulis lainnya dan belum menemukan kecintaan terhadap menulis.

Nah.. karena itulah saya sengaja menumpahkan segala jenis uneg-uneg disini sebagai sarana untuk menulis. Kalo hal semacam ini ditulis di kompasiana rasanya kurang afdol juga. Lagipula pengunjung blog ini pasti juga cuma sedikit, jadi aku bisa menumpahkan segala keluh kesah dengan seenaknya. baru tahu ternyata punya blog pribadi itu enag ya. ketika pengen nulis, ya nulis aja tanpa perlu takut ada orang yang mengomentari hal yang aneh-aneh... >___<

Yups.. akhir kato.. semoga 45 hari ke depan menjelang puasa, aku bisa merampungkan 45 tulisan.. Syukur-syukur kalo 45 tulisan itu bisa dijadikan buku. Sekedar inpo gan, ane itu suka buat cerpen dan pengen buat kumpulan cerpen. Semoga bisa terkumpul bahan-bahan bikin kumpulan cerpen itu. Setidaknya aku sudah berusaha mewujudkan impian dan tidak membiarkannya menjadi angan-angan semu belaka. SEmaNgaDh menulis broo...!!!

SharkBreak - Online Aquarium

PitaPata Cat tickers

PitaPata Cat tickers